
Senin, 10 November 2008, NASA megumumkan akhir dari misi Phoenix di Planet Merah, Mars. Umurnya tergolong pendek. Pengumuman itu berselang lima bulan lebih sedikit setelah wahana robotik tersebut menjadi pendatang pertama dari Bumi di kutub utara Mars. Phoenix pula yang merasakanair di planet selain Bumi.
Menjelang terjadi badai debu, Phoenix mengirim kabar bahwa lapisan tanah di Mars sedikit alkalin dan mengandung sedikit konsentrasi garam yang bisa berperan sebagai nutrisi untuk kehidupan dan kalsium karbonat. Ia juga mendeteksi bahwa salju pernah turun dit empat yang sama dan menemukan mineral-mineral yang membuat para ilmuan menduga es di sana telah mencair hingga ke titik tertentu.
Kini, kepergian Phoenix meninggalkan pekerjaan rumah besar untuk para ilmuan. Alat uji oven yang didesain di beberapa bagian wahana untuk mencari jejak senyawa organik memang bisa berfungsi kembali setelah dirusak badai debu, namun PPara ilmuan sempat menyatakan bahwa Phoenix tidak dapat bertahan lama sebelum membeku dan mati. Bahkan, pada awalnya mereka memperhitungkan bahwa usia misi senilai US$475 juta itu tidak akan lebih dari tiga bulan. Namun nyatanya Phoenix dapat bertahan sejak Mei hingga Oktober 2008, sampai akhirnya badai debu benar-benar menyapunya.oenix belum sempat menemukan senyawaberbasis organik yang bisa menyusun kehidupan dalam bentuknya yang sederhana sekalipun.
Pertanyaan masih terbuka, apakah wilayah kutub Mars bisa didiami? Phoenix sudah begitu dekat.
Menjelang terjadi badai debu, Phoenix mengirim kabar bahwa lapisan tanah di Mars sedikit alkalin dan mengandung sedikit konsentrasi garam yang bisa berperan sebagai nutrisi untuk kehidupan dan kalsium karbonat. Ia juga mendeteksi bahwa salju pernah turun dit empat yang sama dan menemukan mineral-mineral yang membuat para ilmuan menduga es di sana telah mencair hingga ke titik tertentu.
Kini, kepergian Phoenix meninggalkan pekerjaan rumah besar untuk para ilmuan. Alat uji oven yang didesain di beberapa bagian wahana untuk mencari jejak senyawa organik memang bisa berfungsi kembali setelah dirusak badai debu, namun PPara ilmuan sempat menyatakan bahwa Phoenix tidak dapat bertahan lama sebelum membeku dan mati. Bahkan, pada awalnya mereka memperhitungkan bahwa usia misi senilai US$475 juta itu tidak akan lebih dari tiga bulan. Namun nyatanya Phoenix dapat bertahan sejak Mei hingga Oktober 2008, sampai akhirnya badai debu benar-benar menyapunya.oenix belum sempat menemukan senyawaberbasis organik yang bisa menyusun kehidupan dalam bentuknya yang sederhana sekalipun.
Pertanyaan masih terbuka, apakah wilayah kutub Mars bisa didiami? Phoenix sudah begitu dekat.
Sumber: Koran Tempo, 12 November 2008



Tidak ada komentar:
Posting Komentar